حَقُّ اللهِ عَلَى الۡعِبَادِ – HAK ALLAH ATAS PARA HAMBA

Untuk apa Allah menciptakan kita?

س١- : لِمَاذَا خَلَقَنَا اللهُ؟
ج١- : خَلَقَنَا لِنَعۡبُدَهُ وَلَا نُشۡرِكَ بِهِ شَيۡئًا وَالدَّلِيلُ قَوۡلُهُ تَعَالَى فِي سُورَةِ الذَارِيَاتِ:
﴾وَمَا خَلَقۡتُ ٱلۡجِنَّ وَٱلۡإِنسَ إِلَّا لِيَعۡبُدُونِ﴿
وَقَوۡلُهُ ﷺ: (حَقُّ اللهِ عَلَى الۡعِبَادِ أَنۡ يَعۡبُدُوهُ، وَلَا يُشۡرِكُوا بِهِ شَيۡئًا) (متفق عليه)

Allah menciptakan kita agar kita beribadah kepadaNya dan tidak menyekutukanNya dengan sesuatu pun. Dalilnya adalah firman Allah ta’ala di dalam surah Adz-Dzariyat ayat 56 yang artinya, “Dan tidaklah Aku ciptakan jin dan manusia kecuali agar mereka beribadah kepadaKu.” Dan sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Hak Allah atas hambaNya adalah agar mereka beribadah kepadaNya dan tidak menyekutukanNya dengan sesuatu pun.”

Referensi : Kitab Khudz ‘Aqidataka minal Kitab was Sunnah ash-Shahihah karya Syaikh Muhammad bin Jamil Zainu

Muroja’ah : Ustadz Abu Hammam Kiryani, Lc

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.