๐Ÿ’งPENENTU ITU ADA DIAKHIR AMALANMU…!

๐Ÿ’งPENENTU ITU ADA DIAKHIR AMALANMU…!

โœAllah menyeru kepada semua hambanya,

ูŠูŽุง ุฃูŽูŠู‘ูู‡ูŽุง ุงู„ู†ู‘ูŽุงุณู ุงุชู‘ูŽู‚ููˆุง ุฑูŽุจู‘ูŽูƒูู…ู’ ูˆูŽุงุฎู’ุดูŽูˆู’ุง ูŠูŽูˆู’ู…ู‹ุง ู„ู‘ูŽุง ูŠูŽุฌู’ุฒููŠ ูˆูŽุงู„ูุฏูŒ ุนูŽู† ูˆูŽู„ูŽุฏูู‡ู ูˆูŽู„ูŽุง ู…ูŽูˆู’ู„ููˆุฏูŒ ู‡ููˆูŽ ุฌูŽุงุฒู ุนูŽู† ูˆูŽุงู„ูุฏูู‡ู ุดูŽูŠู’ุฆู‹ุง ุฅูู†ู‘ูŽ ูˆูŽุนู’ุฏูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุญูŽู‚ู‘ูŒ ููŽู„ูŽุง ุชูŽุบูุฑู‘ูŽู†ู‘ูŽูƒูู…ู ุงู„ู’ุญูŽูŠูŽุงุฉู ุงู„ุฏู‘ูู†ู’ูŠูŽุง ูˆูŽู„ูŽุง ูŠูŽุบูุฑู‘ูŽู†ู‘ูŽูƒูู… ุจูุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุงู„ู’ุบูŽุฑููˆุฑู
“Hai manusia, bertakwalah kepada Tuhanmu dan takutilah suatu hari yang (pada hari itu) seorang bapak tidak dapat menolong anaknya dan seorang anak tidak dapat (pula) menolong bapaknya sedikitpun. Sesungguhnya janji Allah adalah benar, maka janganlah sekali-kali kehidupan dunia memperdayakan kamu, dan jangan (pula) penipu (syaitan) memperdayakan kamu dalam (mentaati) Allah.” (Lukman: 33)

Banyak manusia terperdaya dengan amalan kebaikan yang telah dia kerjakan. Padahal penentu itu ada di akhirnya.
Sebagaimana sabda Rasulullah ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู…,

ุงู„ุฃุนู…ุงู„ ุจุงู„ุฎูˆุงุชูŠู…
“Amalan itu ditentukan di akhirnya”(HR Al-Bukhory, 6117)

Rasulullah ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… bersabda,

ุฅูู†ู‘ูŽ ุงู„ุนูŽุจู’ุฏูŽ ู„ูŽูŠูŽุนู’ู…ูŽู„ูุŒ ูููŠู…ูŽุง ูŠูŽุฑูŽู‰ ุงู„ู†ู‘ูŽุงุณูุŒ ุนูŽู…ูŽู„ูŽ ุฃูŽู‡ู’ู„ู ุงู„ุฌูŽู†ู‘ูŽุฉู ูˆูŽุฅูู†ู‘ูŽู‡ู ู„ูŽู…ูู†ู’ ุฃูŽู‡ู’ู„ู ุงู„ู†ู‘ูŽุงุฑูุŒ ูˆูŽูŠูŽุนู’ู…ูŽู„ู ูููŠู…ูŽุง ูŠูŽุฑูŽู‰ ุงู„ู†ู‘ูŽุงุณูุŒ ุนูŽู…ูŽู„ูŽ ุฃูŽู‡ู’ู„ู ุงู„ู†ู‘ูŽุงุฑู ูˆูŽู‡ููˆูŽ ู…ูู†ู’ ุฃูŽู‡ู’ู„ู ุงู„ุฌูŽู†ู‘ูŽุฉูุŒ ูˆูŽุฅูู†ู‘ูŽู…ูŽุง ุงู„ุฃูŽุนู’ู…ูŽุงู„ู ุจูุฎูŽูˆูŽุงุชููŠู…ูู‡ูŽุง
“Sungguh seorang hamba benar-benar beramal dalam pandangan mata manusia sebagai amalan penghuni surga, dan sungguh ia termasuk penghuni neraka. Dan seorang hamba beramal dalam pandangan mata manusia sebagai amalan penghuni neraka, sedang ia termasuk penghuni surga, dan hanyalah amalan itu tergantung pada penutupnya.” [HR. Al-Bukhari dan Muslim]

Sudah sewajarnya jika seorang Muslim untuk selalu mempersiapkan dirinya dengan amal terbaiknya. Diantara amalan terbaik adalah amalan yang terus mengalir pahalanya setelah meninggalnya.
Rasulullah bersabda,

ุฅูุฐูŽุง ู…ูŽุงุชูŽ ุงู„ุฅูู†ู’ุณูŽุงู†ู ุงู†ู’ู‚ูŽุทูŽุนูŽ ุนูŽู†ู’ู‡ู ุนูŽู…ูŽู„ูู‡ู ุฅูู„ุงู‘ูŽ ู…ูู†ู’ ุซูŽู„ุงูŽุซูŽุฉู ุฅูู„ุงู‘ูŽ ู…ูู†ู’ ุตูŽุฏูŽู‚ูŽุฉู ุฌูŽุงุฑููŠูŽุฉู ุฃูŽูˆู’ ุนูู„ู’ู…ู ูŠูู†ู’ุชูŽููŽุนู ุจูู‡ู ุฃูŽูˆู’ ูˆูŽู„ูŽุฏู ุตูŽุงู„ูุญู ูŠูŽุฏู’ุนููˆ ู„ูŽู‡ู
“Apabila mati seorang manusia maka terputus amalannya kecuali tiga:
1) Sedekah jariyah.
2) Ilmu yang bermanfaat (yaitu ilmu agama yang diamalkan dan diajarkan).
3) Anak shalih yang selalu mendoakannya.
[HR. Muslim]

Dan diantara bekal yang paling jelek untuk dibawa ke negeri akhirat adalah permusuhan terhadap orang-orang shalih, yang karenanya dampak negatifnya akan terasa di hati para pengikutnya.

Al-Imam Asy-Syafiโ€™i rahimahullah berkata,

ุจุฆุณ ุงู„ุฒุงุฏ ุฅู„ู‰ ุงู„ู…ุนุงุฏ ุงู„ุนุฏูˆุงู† ุนู„ู‰ ุงู„ุนุจุงุฏ
โ€œSejelek-jeleknya perbekalan menuju hari kebangkitan adalah permusuhan terhadap hamba-hamba (yang shalih).โ€ [Siyar Aโ€™laamin Nubala, 10/41]

Di Romadhan yang penuh berkah ini, merupakan kesempatan yang paling baik untuk muhasabah menyiapkan amalan akhir yang terbaik.
Karena didalamnya kita ditarbiyyah untuk meraih kebaikan Ramadhan sampai akhir. Bahkan disaat-saat akhirlah satu malam yang paling ditunggu setiap mukmin untuk mendapatkannya, yaitu malam lailatul qodr.

๐ŸŒน Inilah diantara hikmahnya mengapa malam lailatul qodr berada diakhir Romadhan…?

Kalau lailatul qodr itu berada diawal Ramadhan, niscaya manusia akan lemah untuk mencarinya sampai akhirnya.

Hanya kepada Allah kita mohon pertolongan.

๐ŸƒAbu Yusuf Masruhin Sahal, Lc

โœ๐Ÿ“šโœ’๐ŸŒพ…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.