๐Ÿ’ก SYARAH HADITS KE 33 ARBA’IIN ANNAWAWIYYAH

๐Ÿ’ก SYARAH HADITS KE 33
ARBA’IIN ANNAWAWIYYAH

ุจุดุฑุญ ูˆ ุชุนู„ูŠู‚ : ุงู„ุดูŠุฎ ู…ุญู…ุฏ ุจู† ุตุงู„ุญ ุงู„ุนุซูŠู…ูŠู†
ุงู„ุญุฏูŠุซ ุงู„ุซุงู„ุซ ูˆุงู„ุซู„ุงุซูˆู†:

Ditulis : Imam An-Nawawy
Syarah : Syaikh Muhammad Bin Shalih Al-Utsaimin

๐Ÿ“— Hadits Ke 33:

ุนู† ุงุจู† ุนุจุงุณ ุฑุถูŠ ุงู„ู„ู‡ ุนู†ู‡ู…ุงุŒ ุฃู† ุฑุณูˆู„ ุงู„ู„ู‡ุŒ ู‚ุงู„:ย {ย ู„ูˆ ูŠุนุทู‰ ุงู„ู†ุงุณ ุจุฏุนูˆุงู‡ู…ุŒ ู„ุงุฏุนู‰ ุฑุฌุงู„ ุฃู…ูˆุงู„ ู‚ูˆู… ูˆุฏู…ุงุกู‡ู…ุŒ ู„ูƒู† ุงู„ุจูŠู‘ู†ุฉ ุนู„ู‰ ุงู„ู…ูุฏู‘ูŽุนูŠ ูˆุงู„ูŠู…ูŠู† ุนู„ู‰ ู…ู† ุฃู†ูƒุฑ}.

[ุญุฏูŠุซ ุญุณู†ุŒ ุฑูˆุงู‡ ุงู„ุจูŠู‡ู‚ูŠ ููŠ ุงู„ุณู†ู†:
ูˆุบูŠุฑู‡ ู‡ูƒุฐุงุŒ ูˆุจุนุถู‡ ููŠ ุงู„ุตุญูŠุญูŠู†].

Dari Ibnu โ€˜Abas bahwa Raslullah bersabda: โ€˜โ€™ Seandainya manusia diberi sesuai dengan pengakuan mereka, niscaya akan ada orang-orang yang mengaku-ngaku harta orang lain dan darah-darah mereka, akan tetapi bukti itu atas orang yang mengaku-ngaku, sedangkan sumpah atas orang yang mengingkarinya โ€˜โ€™.

(Hadits Hasan riwayat Baihaiqi dan lain-lain, sebagaimana yang disebutkan sebagainnya dalam shahihain)

ุดุฑุญ

ู‚ูˆู„ู‡:ย {ย ู„ูˆ ูŠุนุทู‰ ุงู„ู†ุงุณ ุจุฏุนูˆุงู‡ู…ย }ย ุฃูŠ: ุจู…ุง ูŠุฏู‘ุนูˆู†ู‡ ุนู„ู‰ ุบูŠุฑู‡ู…ุŒ ูˆู„ูŠุนู„ู… ุฃู† ุฅุถุงูุฉ ุงู„ุดูŠุก ุนู„ู‰ ุฃูˆุฌู‡:

Penjelasan:
Sabda beliau : โ€œSeandainya manusia diberi sesuai dengan pengakuan merekaโ€ maksudnya adalah berdasarkan kepada apa yang mereka akui atas orang lain.

Dan hendaknya diketahui bahwa pengakuan terhadap sesuatu memiliki beberapa bentuk:

ุงู„ุฃูˆู„:ย ุฃู† ูŠุถูŠู ู„ู†ูุณู‡ ุดูŠุฆุงู‹ ู„ุบูŠุฑู‡ุŒ ู…ุซู„ ุฃู† ูŠู‚ูˆู„: ( ู„ูู„ุงู† ุนู„ูŠู‘ ูƒุฐุง ) ูู‡ุฐุง ุฅู‚ุฑุงุฑ.

1. Mengaku bahwa dirinya memiliki tanggungan pada pihak lain, seperti ucapan: โ€œSaya masih memiliki hutang kepada si Fulan, sebesar iniโ€.
Ini adalah pengakuan.

ูˆุงู„ุซุงู†ูŠ:ย ุฃู† ูŠุถูŠู ุดูŠุฆุงู‹ ู„ู†ูุณู‡ ุนู„ู‰ ุบูŠุฑู‡ุŒ ู…ุซู„ ุฃู† ูŠู‚ูˆู„: ( ู„ูŠ ุนู„ู‰ ูู„ุงู† ูƒุฐุง ูˆูƒุฐุง ) ูู‡ุฐู‡ ุฏุนูˆู‰.

2. Pengakuan bahwa seseorang punya tanggungan (hutang) kepadanya seperti ucapan: โ€œSaya memiliki piutang atas si Fulan sebesar ini dan sebanyak itu. Ini adalah klaim.

ูู‡ุฐุง ุงู„ุซุงู„ุซ:ย ุฃู† ูŠุถูŠู ุดูŠุฆุงู‹ ู„ุบูŠุฑู‡ ุนู„ู‰ ุบูŠุฑู‡ุŒ ู…ุซู„ ุฃู† ูŠู‚ูˆู„: ( ู„ูู„ุงู† ุนู„ู‰ ูู„ุงู† ูƒุฐุง ูˆูƒุฐุง ) ูู‡ุฐู‡ ุดู‡ุงุฏุฉ.

ูˆุงู„ุญุฏูŠุซ ุงู„ุขู† ููŠ ุงู„ุฏุนูˆู‰ ูู„ูˆ ุงุฏู‘ุนู‰ ุดุฎุต ุนู„ู‰ ุขุฎุฑ ู‚ุงู„: ( ุฃู†ุง ุฃุทู„ุจ ู…ุงุฆุฉ ุฏุฑู‡ู… ) ู…ุซู„ุงู‹ ูุฅู†ู‡ ู„ูˆ ู‚ุจู„ุช ุฏุนูˆุงู‡ ู„ุงุฏุนู‰ ุฑุฌุงู„ ุฃู…ูˆุงู„ ู‚ูˆู… ูˆุฏู…ุงุกู‡ู…ุŒ

3. Mengakui suatu hak bagi orang lain atas orang yang lainnya lagi, seperti ucapan: โ€˜โ€™Si Fulan memiliki piutang atas si fulan sebesar ini dan ituโ€. Ini adalah persaksian. Pembicaraan sekarang ini adalah tentang pengakuan, jika seseorang membuat klaim
atas pihak lainnya.

Misalnya saja, saya menuntutmu 100 dirham, maka sekiranya klaimnya ini diterima niscaya akan ada orang-orang yang mengklaim harta orang lain dan darah mereka.

ูˆูƒุฐู„ูƒ ู„ูˆ ู‚ุงู„ ู„ุขุฎุฑ: ( ุฃู†ุช ู‚ุชู„ุช ุฃุจูŠ ) ู„ูƒุงู† ุงุฏุนู‰ ุฏู…ู‡ ูˆู‡ุฐุง ูŠุนู†ูŠ ุฃู†ู‡ุง ู„ุง ุชู‚ุจู„ ุฏุนูˆู‰ ุฅู„ุง ุจุจูŠู†ุฉ.

ูˆู„ู‡ุฐุง ู‚ุงู„:ย {ย ู„ูƒู† ุงู„ุจูŠู†ุฉ ุนู„ู‰ ุงู„ู…ุฏุนูŠย }ย ูุฅุฐุง ุงุฏุนู‰ ุฅู†ุณุงู† ุนู„ู‰ ุขุฎุฑ ุดูŠุฆุงู‹ ู‚ู„ู†ุง: ุฃุญุถุฑ ู„ู†ุง ุงู„ุจูŠู†ุฉุŒ ูˆุงู„ุจูŠู†ุฉ ูƒู„ ู…ุง ุจุงู† ุจู‡ ุงู„ุญู‚ ุณูˆุงุก ูƒุงู†ุช ุดู‡ูˆุฏุงู‹ ุฃูˆ ู‚ุฑุงุฆู† ุญุณูŠุฉ ุฃูˆ ุบูŠุฑ ุฐู„ูƒ.

Demikian juga jika dia mengatakan kepada orang lain: โ€œEngkau telah membunuh bapakkuโ€, tanpa adanya bukti; niscaya ia akan mengaku-ngaku darahnya. Hal ini berarti pengakuan tidak diterima kecuali dengan bukti.
Oleh karana itu , Nabi bersabda : โ€œ akan tetapi bukti ( keterangan ) atas orang yang mengaku-ngaku โ€œ.

Jadi, jika seseorang mengklaim sesuatu atas orang lain, maka kita katakan : โ€œ Datangkanlah buktinya โ€œ.
Bayyinah ( Bukti ) adalah segala sesuatu yang menjelaskan fakta kebenaran , baik berupa saksi , atau fakta lain yang dapat di terima oleh panca indra.

{ย ูˆุงู„ูŠู…ูŠู† ุนู„ู‰ ู…ู† ุฃู†ูƒุฑย }ย ุฃูŠ: ู…ู† ุฃู†ูƒุฑ ุฏุนูˆู‰ ุฎุตู…ู‡ ุฅุฐุง ู„ู… ูŠูƒู† ู„ุฎุตู…ู‡ ุจูŠู†ุฉ ูุฅุฐุง ู‚ุงู„ ุฒูŠุฏ ู„ุนู…ุฑูˆ: ( ุฃู†ุง ุฃุทู„ุจ ู…ุงุฆุฉ ุฏุฑู‡ู… ) ู‚ุงู„ ุนู…ุฑูˆ: ( ู„ุง )ุŒ ู‚ู„ู†ุง ู„ุฒูŠุฏ ุงุฆุช ุจุจูŠู†ุฉุŒ ูุฅู† ู„ู… ูŠุฃุชูŠ ุจุงู„ุจูŠู†ุฉ ู‚ู„ู†ุง ู„ุนู…ุฑูˆ: ( ุงุญู„ู ุนู„ู‰ ู†ููŠ ู…ุง ุงุฏุนุงู‡ )ุŒ ูุฅุฐุง ุญู„ู ุจุฑุฆ.

โ€œSumpah atas orang yang mengingkari โ€œ , yakni orang yang mengingkari klaim lawannya , jika lawanya itu tidak memiliki bukti apapun.

Jika Zaid berkata pada Amr: โ€aku menuntutmu 100 dirham โ€œ.
Amr menjawab : โ€œ Tidak โ€œ.

Maka kita katakan kepada si Zaid : โ€œ Datangkanlah bukti โ€œ. Jika dia tidak mendatangkan bukti, maka kita katakan kepada Amr: โ€œBersumpahlah untuk membatalkan apa yang diklaimkanโ€™โ€™.
Jika Amr bersumpah maka ia lepas (dari tuntutan Zaid).

ูˆู‡ุฐุง ุงู„ุญุฏูŠุซ ููŠู‡ ููˆุงุฆุฏ:ย ู…ู†ู‡ุง ุฃู† ุงู„ุดุฑูŠุนุฉ ุงู„ุฅุณู„ุงู…ูŠุฉ ุญุฑูŠุตุฉ ุนู„ู‰ ุญูุธ ุฃู…ูˆุงู„ ุงู„ู†ุงุณ ูˆุฏู…ุงุกู‡ู… ู„ู‚ูˆู„ู‡:ย {ย ู„ูˆ ูŠุนุทู‰ ุงู„ู†ุงุณ ุจุฏุนูˆุงู‡ู… ู„ุง ุงุฏุนู‰ ุฑุฌุงู„ ุฃู…ูˆุงู„ ู‚ูˆู… ูˆ ุฏู…ุงุกู‡ู…}.

Hadits ini mengandung beberapa faedah:
1. Syariโ€™at Islam benar-benar memperhatikan perlindungan terhadap harta umat manusia dan darah mereka berdasarkan sabda beliau : โ€œSeandainya manusia diberi sesuai dengan pengakuan mereka, niscaya akan ada orang-orang yang mengaku-ngaku harta orang lain dan darah-darah mereka.โ€

ูˆู…ู† ููˆุงุฆุฏ ู‡ุฐุง ุงู„ุญุฏูŠุซ:ย ุฃู† ุงู„ู…ุฏุนูŠ ุฅุฐุง ู‚ุงู… ุจุจูŠู†ุฉ ุนู„ู‰ ุฏุนูˆุงู‡ ุญูƒู… ู„ู‡ ุจู…ุง ุงุฏุนุงู‡ุŒ ู„ู‚ูˆู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ุงู„ุตู„ุงุฉ ูˆุงู„ุณู„ุงู…:ย {ย ู„ูƒู† ุงู„ุจูŠู‘ูŽู†ุฉ ุนู„ู‰ ุงู„ู…ุฏุนูŠย }ย ูˆุงู„ุจูŠู†ุฉ ูƒู„ ู…ุง ุจูŠู† ุจู‡ ุงู„ุญู‚ ูˆูŠุชุถุญ ูƒู…ุง ุงุณู„ูู†ุง ููŠ ุงู„ุดุฑุญุŒ ูˆู„ูŠุณุช ุฎุงุตุฉ ุจุงู„ุดุงู‡ุฏูŠู† ุฃูˆ ุงู„ุดุงู‡ุฏ ุจู„ ูƒู„ ู…ุง ุฃุจุงู† ุงู„ุญู‚ ูู‡ูˆ ุจูŠู†ุฉ.

2. Jika orang yang mengklaim dapat membawakan bukti (keterangan) atas apa yang diklaimnya, maka ia berhak atas apa yang ia klaim itu, berdasarkan sabdanya:โ€ฆโ€ฆ., Bayyinah (bukti) adalah apa yang dapat membuktikan suatu kebenaran dan menjelaskannya, sebagaimana yang telah kami jelaskan dalam penjelasan di atas.

Bukti tidak hanya dengan 1 atau 2 orang saksi , akan tetapi segala sesuatu yang dapat membuktikan suatu kebenaran maka itu adalah bayyinah (bukti) .

ูˆู…ู† ููˆุงุฆุฏ ุงู„ุญุฏูŠุซ:ย ุฃู† ุงู„ูŠู…ูŠู† ุนู„ู‰ ู…ู† ุฃู†ูƒุฑุŒ ุฃูŠ: ู…ู† ุฃู†ูƒุฑ ุฏุนูˆู‰ ุงู„ู…ุฏุนูŠ.

3. Sumpah harus di bawakan oleh orang yang mengingkari orang yang mengaku-ngaku .

ูˆู…ู† ููˆุงุฆุฏู‡:ย ุฃู† ู„ูˆ ุฃู†ูƒุฑ ุงู„ู…ู†ูƒุฑ ูˆู‚ุงู„: ( ู„ุง ุฃุญู„ู ) ูุฅู†ู‡ ูŠู‚ุถูŠ ุนู„ูŠู‡ ุจุงู„ู†ูƒูˆู„ ูˆูˆุฌู‡ ุฐู„ูƒ ุฃู†ู‡ ุฅุฐุง ุฃุจู‰ุŒ ูŠุญู„ู ูู‚ุฏ ุงู…ุชู†ุน ู…ู…ุง ูŠุฌุจ ุนู„ูŠู‡ ููŠุญูƒู… ุนู„ูŠู‡ ุจู‡.

4. Seandainya orang yang mngingkari itu memungkiri , dan mengatakan : โ€œ Saya tidak akan bersumpah โ€œ , maka ia di anggap sebagai orang yang menghindar.

Jadi , orang itu enggan untuk bersumpah maka dia menahan diri dari sesuatu yang di wajibkan atasnya, maka dengan itu ia menjadi pihak yang kalah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.