■ BERIMAN KEPADA RASUL ■ Halaqah 2 |  Perbedaan Antara Nabi Dan Rasul

■ BERIMAN KEPADA RASUL

■ Halaqah 2 |  Perbedaan Antara Nabi Dan Rasul

📀 link audio
http://goo.gl/oy57Gz

•┈┈┈┈┈•❁﷽❁•┈┈┈┈┈•
السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وصحبه أجمعين

Halaqah yang kedua dari Silsilah Beriman Kepada Rasul Allāh

Perbedaan Antara Nabi Dan Rasul.

Dalil-dalil yang menunjukkan perbedaan antara Nabi & Rasul. Allāh berfirman :

وَمَا أَرْسَلْنَا مِنْ قَبْلِكَ مِنْ رَسُولٍ وَلَا نَبِيٍّ إِلَّا إِذَا تَمَنَّىٰ أَلْقَى الشَّيْطَانُ فِي أُمْنِيَّتِهِ

“dan tidaklah kami mengutus seorang Rasul dan tidak pula seorang nabi sebelum engkau (wahai Muhammad) melainkan apabila dia mempunyai sesuatu keinginan Syaitan pun memasukkan godaan² kedalam keinginannya tersebut”
[Surat Al-Hajj 52]

Ayat diatas menunjukkan bahwa Rasul berbeda dengan Nabi.

Ada ulama yang mengatakan bahwa Rasul diberi wahyu & diperintahkan untuk menyampaikan, sedangkan Nabi diberi wahyu tetapi tidak diperintahkan untuk menyampaikan namun ini adalah pendapat yang lemah karena ternyata dalil menunjukkan bahwa Nabi juga diutus & diperintah menyampaikan wahyu sebagaimana  Firman Allāh

وَمَا أَرْسَلْنَا مِنْ قَبْلِكَ مِنْ رَسُولٍ وَلَا نَبِيٍّ إِلَّا إِذَا تَمَنَّىٰ أَلْقَى الشَّيْطَانُ فِي أُمْنِيَّتِهِ

“dan tidaklah kami mengutus sebelummu seorang Rasul dan tidak pula seorang Nabi kecuali apabila dia berkeinginan maka syaitan memasukkan godaan²nya ke dalam keinginannya tersebut ”
[Surat Al-Hajj 52]

dan tidaklah kami mengutus sebelummu seorang Rasul dan tidak pula seorang Nabi ini menunjukkan bahwa Nabi juga diutus berarti dia diperintah untuk menyampaikan.

Demikian pula didalam hadits Rasulullãh ﷺ bersabda :

عُرِضَتْ عَلَيَّ الْأُمَمُ فَرَأَيْتُ النَّبِيَّ وَمَعَهُ الرُّهَيْطُ وَالنَّبِيَّ وَمَعَهُ الرَّجُلُ وَالرَّجُلَانِ وَالنَّبِيَّ لَيْسَ مَعَهُ أَحَدٌ

” ditampakkan kepadaku umat², maka aku melihat seorang Nabi bersama beberapa orang & aku melihat seorang Nabi bersama satu dan dua orang dan seorang Nabi & tidak seorang pun yang bersama beliau ”
[HR Al Bukhâri & Muslim]

Hadits ini menunjukkan bahwa Nabi juga diperintahkan untuk berdakwah & menyampaikan risalah.

Dari sekian banyak pendapat tentang perbedaan antara Nabi dengan Rasul pendapat yang lebih dekat insyaallah adalah pendapat yang mengatakan

“bahwa Nabi adalah Orang yang Allāh berikan wahyu diperintahkan untuk menyampaikan syariat sebelumnya & diutus kepada kaum yang sudah mengetahui syariat tersebut ”

Dan inilah pendapat yang dikuatkan oleh Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah & Syaikh Muhammad Al Amin an Sikity semoga Allāh merahmati keduanya.

Diantara dalilnya adalah firman Allāh

إِنَّا أَنْزَلْنَا التَّوْرَاةَ فِيهَا هُدًى وَنُورٌ ۚ يَحْكُمُ بِهَا النَّبِيُّونَ الَّذِينَ أَسْلَمُوا لِلَّذِينَ هَادُوا…

“Sesungguhnya kami telah menurunkan Taurat didalamnya terdapat petunjuk & cahaya, yang dengan Kitab itu diputuskan perkara orang-orang Yahudi oleh nabi-nabi yang menyerah diri kepada Allah,”
[Surat Al-Ma’idah 44]

Di dalam ayat ini Nabi Bani Israel menyampaikan syariat Nabi Musa yaitu Taurat.

Adapun pengertian Rasul secara syariat, mereka adalah orang yang Allāh beri Wahyu & diperintahkan untuk menyampaikan syariat yang baru & diutus kepada kaum yang menyelisihi perintah Allāh

Itulah yang bisa kita sampaikan pada Halaqah kali ini & sampai bertemu kembali pada Halaqah selanjutnya.

والسلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته

‘Abdullāh Roy,
==============
Materi Halaqah Silsilah Ilmiah Abdullah Roy

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.