🌹Tetap ada ampunan…

🌹Tetap ada ampunan…

✍Orang-orang yang bergelimang dalam dosa dan kemaksiyatan tidak boleh putus asa.

Alloh mengingatkan hamba-hambanya untuk tidak berputus asa.

قُلْ يَا عِبَادِيَ الَّذِينَ أَسْرَفُوا عَلَىٰ أَنْفُسِهِمْ لَا تَقْنَطُوا مِنْ رَحْمَةِ اللَّهِ ۚ إِنَّ اللَّهَ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ جَمِيعًا ۚ إِنَّهُ هُوَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ
“Katakanlah: “Hai hamba-hamba-Ku yang malampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”[Az-Zumar : 53]

Termasuk pula dosa syirik, tetap diampuni oleh Allah, selama dia bertobat sebelum matinya.

Bukankah para Sahabat Nabi dulu adalah kaum Musyrikin penyembah berhala?
Tetapi ketika masuk Islam dan bertaubat diterima semua taubatnys.

Sebesar apapun dosa masih ada harapan untuk diampuni walaupun sebanyak buih dilautan.

Rasulullah صلى الله عليه وسلم  bersabda,

وَمَنْ قَالَ سُبْحَانَ اللَّهِ وَبِحَمْدِهِ فِي يَوْمٍ مِائَةَ مَرَّةٍ حُطَّتْ خَطَايَاهُ وَلَوْ كَانَتْ مِثْلَ زَبَدِ الْبَحْرِ
“Barang siapa membaca:
(Subhanallahi Wabihamdihi)(Maha Suci Allah dan segala puji bagi-Nya)seratus kali dalam sehari, maka dosanya akan dihapus, meskipun sebanyak buih lautan.”(HR Muslim, 4857)

Nabi صلى الله عليه وسلم meriwayatkan dari Tuhannya, Allah berfirman:
“Seorang hamba melakukan satu perbuatan dosa lalu berdoa: “Ya Allah, ampunilah dosaku”. Allah Taala berfirman: Hamba-Ku telah berbuat dosa dan dia mengetahui bahwa dia mempunyai Tuhan yang akan mengampuni dosa atau akan menghukum karena dosa itu. Kemudian orang itu mengulangi perbuatan dosa, lalu berdoa lagi: Wahai Tuhan-ku, ampunilah dosaku. Allah Taala berfirman: Hamba-Ku telah berbuat dosa dan dia mengetahui bahwa dia mempunyai Tuhan yang akan mengampuni dosa atau menyiksa karena dosa itu. Kemudian orang itu melakukan dosa lagi, lalu berdoa: Wahai Tuhanku, ampunilah dosaku. Allah Taala berfirman: Hamba-Ku telah berbuat dosa dan dia mengetahui bahwa dia mempunyai Tuhan yang akan mengampuni dosa atau menghukum karena dosa itu serta berbuatlah sesukamu, karena Aku benar-benar telah mengampunimu. Abdul A`la berkata: Aku tidak mengetahui apakah Allah berfirman “berbuatlah sesukamu” pada yang ketiga kali atau keempat kali.” (HR Muslim, 4953)

Sungguh begitu luasnya ampunan Allah, Dia tidak peduli siapapun yang meminta ampun kepada-Nya, pasti dia akan diampuni.
Allah berfirman dalam hadits Qudsy,

يا ابن آدم إنك ما دعوتني ورجوتني غفرت لك على ما كان
فيك ولا أبالي، يا ابن آدم لو بلغت ذنوبك عنان السماء ثم استغفرتني غفرت لك ولا أبالي، يا ابن آدم إنك لو أتيتني بقراب الأرض خطايا ثم لقيتني لا تشرك بي شيئا لأتيتك بقرابها مغفرة
“Wahai Anak Adam, sesungguhnya engkau selama meminta kepadaku dan berharap kepadaku, Aku ampuni untukmu dosa apasaja yang ada padamu dan Aku tidak peduli.
Wahai Anak Adam, seandainya dosamu memenuhi lorong-lorong langit kemudian kalian meminta ampun kepadaku, maka Aku ampuni untukmu dan Aku tidak peduli.
Wahai Anak Adam, sesungguhnya jika engkau datang kepada-Ku dengan membawa dosa sepenuh bumi, lalu engkau berjumpa dengan-Ku tanpa menyekutukan sesuatu dengan-Ku, pasti Aku akan datangkan kepadamu ampunan sebanyak itu.” (HR At-Tirmidzy, 3450 dihasankan Al-Albany

Ibnu Qayyim al-Jauziyah, menjelaskan telaga pertobatan manusia yang bergelimang dosa di dunia,
“Telah tersedia bagi orang-orang yang bergelimang dosa tiga telaga untuk mensucikan diri mereka di dunia. Seandainya mereka tidak bersuci di dalamnya niscaya mereka akan disucikan di lembah neraka jahanam. Tiga telaga itu adalah telaga taubat nasuha, telaga amal shaleh dan telaga musibah“[Madarijus salikin, 255-256].

Nabi صلى الله عليه وسلم bersabda,

مَا يُصِيبُ الْمُسْلِمَ مِنْ نَصَبٍ وَلَا وَصَبٍ وَلَا هَمٍّ وَلَا حَزَنٍ وَلَا أَذًى وَلَا غَمٍّ حَتَّى الشَّوْكَةِ يُشَاكُهَا إِلَّا كَفَّرَ اللهُ بِهَا مِنْ خَطَايَاهُ
“Tidaklah ada kelelahan, rasa sakit, kesedihan, kekhawatiran, gangguan dan kesusahan yang sangat yang diderita seorang muslim, bahkan sampai duri yang menancap di tubuhnya; melainkan Allah akan menjadikannya sebagai penggugur sebagian dosa-dosanya.” (HR.Bukhari dan Muslim)

📌Sungguh beruntung mereka yang bertobat…

📌Sungguh beruntung mereka yang banyak bertasbih dan memuji Allah …

📌Sungguh beruntung mereka yang mati tidak membawa dosa syirik.

Semoga bermanfaat.

🍃Abu Yusuf Masruhin Sahal, Lc

✏📚✒.🌾..🌸✨

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.