■ SILSILAH 7 BERIMAN DENGAN KITAB-KITAB ALLĀH ■ Halaqah 17 | Kitab Al-Qurān (Bagian 3)

■ SILSILAH 7 BERIMAN DENGAN KITAB-KITAB ALLĀH
■ Halaqah 17 | Kitab Al-Qurān (Bagian 3)

السلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله و صحبه أجمعين

Halaqah yang ke-17 dari Silsilah ‘Ilmiyyah Beriman Dengan Kitab-kitab Allāh adalah tentang “Kitab Al-Qurān (Bagian 3)”.

Al-Qurān memiliki nama-nama yang banyak yang menunjukkan keutamaannya, diantaranya :

■ Pertama | AL-QURĀN

✓Ini adalah nama yang paling banyak di dalam Al-Qurān dan inilah yang paling masyhūr.

Allāh Subhānahu wa Ta’āla berfirman:

أَفَلَا يَتَدَبَّرُونَ الْقُرْآنَ ۚ وَلَوْ كَانَ مِنْ عِندِ غَيْرِ اللَّهِ لَوَجَدُوا فِيهِ اخْتِلَافًا كَثِيرًا

_“Apakah mereka tidak mentadabburi Al-Qurān? Dan seandainya itu dari selain Allāh niscaya mereka akan mendapatkan di dalamnya perselisihan yang banyak.”_
(QS An-Nisā: 82)

■ Kedua | AL-KITĀB

Artinya “kitab”, dari kata كَتَبَ yang artinya “mengumpulkan”.

⇒ Dinamakan demikian karena dia mengumpulkan huruf dengan huruf, ayat dengan ayat, surat dengan surat.

Allāh Subhānahu wa Ta’āla berfirman:

أَفَغَيْرَ اللَّهِ أَبْتَغِي حَكَمًا وَهُوَ الَّذِي أَنزَلَ إِلَيْكُمُ الْكِتَابَ مُفَصَّلًا ۚ

_“Apakah kepada selain Allāh aku mencari hakim? Padahal Dialah yang menurunkan Al-Kitāb (yaitu Al-Qurān) secara terperinci.”_
(QS Al-An’ām: 114)

■ Ketiga | KITĀBULLĀH

Artinya “kitab Allāh”.

Allāh Subhānahu wa Ta’āla berfirman:

إِنَّ الَّذِينَ يَتْلُونَ كِتَابَ اللَّهِ وَأَقَامُوا الصَّلَاةَ وَأَنْفَقُوا مِمَّا رَزَقْنَاهُمْ سِرّاً وَعَلَانِيَةً يَرْجُونَ تِجَارَةً لَنْ تَبُورَ

_“Sesungguhnya orang-orang yang membaca Kitābullāh dan mendirikan shalat dan berinfaq dari sebagian harta yang Kami rezekikan kepadanya, baik dalam keadaan sembunyi maupun terang-terangan, mereka mengharapkan perdagangan yang tidak akan pernah rugi.”_
(QS Fāthir: 29)

■ Keempat | AL-FURQĀN

Artinya “yang membedakan”, karena dia membedakan;

• Yang benar dengan yang bathil.

• Petunjuk dan kesesatan.

• Yang halal dan yang haram.

Allāh Subhānahu wa Ta’āla berfirman:

تَبَارَكَ الَّذِي نَزَّلَ الْفُرْقَانَ عَلَىٰ عَبْدِهِ لِيَكُونَ لِلْعَالَمِينَ نَذِيرًا

_“Sungguh berbarakah Zat yang telah menurunkan Al-Furqān (yaitu Al-Qurān) kepada hambaNya supaya memberi peringatan kepada seluruh alam.”_
(QS Al-Furqān: 1)

■ Kelima | ADZ-DZIKRU

✓Ada yang mengatakan artinya adalah “peringatan”, karena di dalamnya ada peringatan dan nasehat.

✓Dan ada yang mengatakan artinya adalah “penyebutan”, karena di dalam Al-Qurān disebutkan banyak permasalahan dan dalil-dalil yang jelas.

Allāh Subhānahu wa Ta’āla berfirman:

إِنَّا نَحْنُ نَزَّلْنَا الذِّكْرَ وَإِنَّا لَهُ لَحَافِظُونَ

_“Sesungguhnya Kamilah yang telah menurunkan Adz-Dzikru (yaitu Al-Qurān) dan sesungguhnya Kamilah yang menjaganya.”_
(QS Al-Hijr: 9)

Diantara nama-nama Al-Qurān adalah,

■ Keenam | HABLULLĀH

Artinya “tali Allāh”.

Dinamakan demikian karena dia menyampaikan kepada ridha Allāh.

Allāh Subhānahu wa Ta’āla berfirman:

وَاعْتَصِمُوا بِحَبْلِ اللَّهِ جَمِيعًا وَلَا تَفَرَّقُوا ۚ

_“Dan hendaklah kalian semua berpegang teguh dengan hablullāh (yaitu Al-Qurān) dan janganlah kalian saling berpecah belah.”_
(QS Āli ‘Imrān: 103)

Di dalam sebuah hadits, Rasūlullāh shallallāhu ‘alayhi wa sallam bersabda:

وَأَنَا تَارِكٌ فِيكُمْ ثَقَلَيْنِ: أَوَّلُهُمَا كِتَابُ اللهِ فِيهِ الْهُدَى وَالنُّورُ فَخُذُوا بِكِتَابِ اللهِ ، وَاسْتَمْسِكُوا بِهِ فَحَثَّ عَلَى كِتَابِ اللهِ وَرَغَّبَ فِيهِ، ثُمَّ قَالَ: (وَأَهْلُ بَيْتِي أُذَكِّرُكُمُ اللهَ فِي أَهْلِ بَيْتِي، أُذَكِّرُكُمُ اللهَ فِي أَهْلِ بَيْتِي، أُذَكِّرُكُمُ اللهَ فِي أَهْلِ بَيْتِي)

_“Dan aku tinggalkan di antara kalian 2 perkara yang berat; yang pertama Kitābullāh, di dalamnya ada petunjuk dan cahaya. Maka ambillah dengan kitabullāh dan berpeganglah dengannya. Maka beliaupun menganjurkan dan mendorong untuk berpegang teguh dengan kitabullāh. Kemudian Beliau berkata: ‘Dan keluargaku, aku ingatkan kalian kepada Allāh tentang keluargaku. Aku ingatkan kalian kepada Allāh tentang keluargaku. Aku ingatkan kalian kepada Allāh tentang keluargaku’.”_
(HR Muslim)

Di dalam sebuah riwayat, Beliau shallallāhu ‘alayhi wa sallam mengatakan:

أحدهما كتاب الله عز وجل هو حبل الله من اتبعه كان على الهدى ومن تركه كان على ضلالة

_“Yang pertama di antara keduanya adalah Kitābullāh, dia adalah hablullāh. Barangsiapa yang mengikutinya maka dia di atas petunjuk dan barangsiapa meninggalkannya maka dia di atas kesesatan.”_

Itulah yang bisa kita sampaikan pada halaqah kali ini dan sampai bertemu kembali pada halaqah selanjutnya.

والسلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته

‘Abdullāh Roy,
==============
_Materi Halaqah Silsilah Ilmiah Abdullah Roy_

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.