*BERAT MENINGGALKAN MAKSIAT ?*

*BERAT MENINGGALKAN MAKSIAT ?*

Oleh ustadz Khoiri Assalaky

Keburukan ketika menjadi kebiasaan maka akan menjadi sulit untuk ditinggalkan, ibarat seorang yang sudah candu, ketenangan dan kenyamanannya tergantung dengan keberadaan yang dicanduinya, sehingga sangat sulit untuk ditinggalkan.

Orang yang terbiasa hidup mewah dengan harta riba misalnya, terasa berat jika ia harus meninggalkannya.

Yang terbiasa merokok, akan terasa sulit untuk berhenti dari merokok.

Yang lisanya terbiasa melontarkan kata-kata kotor dan kasar pun akan sulit untuk menghindarinya, dan seterusnya dan seterusnya.

Namun itu semua akan menjadi ringan untuk ditinggalkan jika Allah adalah tujuannya. Jika hati sudah tulus dan ikhlas karena Allah, maka semua itu akan menjadi mudah dan ringan;

Berikut apa yang diungkapkan oleh Imam Ibnul Qoyyim -rahimahullah -;

“إنما يجد المشقَّة في ترك المألوفات؛ من تركها لغير الله،
فأما من تركها صادقًا مُخلصًا من قلبه فإنه لا يجد مشقَّة إلا في أول وهلة؛ ليُمتحن”!

“Kebiasaan itu sulit untuk ditinggalkan jika itu dilakukan bukan karena Allah, adapun orang yang meninggalkan kebiasaannya tulus dan ikhlas karena Allah, maka ia tidak akan merasakan berat kecuali di awalnya saja, dan itu adalah ujian.”

Saudaraku, yakinlah apapun yg kau tinggalkan karena Allah, pasti engkau akan diberikan ganti yang lebih baik.

Nabi shallallahu alaihi wasallam bersabda;

ﺇِﻧَّﻚَ ﻟَﻦْ ﺗَﺪَﻉَ ﺷَﻴْﺌًﺎ ﻟﻠﻪِ ﺇﻻَّ ﺃَﺑْﺪَﻟَﻚَ ﺍﻟﻠﻪُ ﺑِﻪِ ﻣَﺎ ﻫُﻮَ ﺧَﻴْﺮٌ ﻟَﻚَ ﻣِﻨْﻪُ

“Sungguh engkau tidak meninggalkan sesuatu karena Allah, kecuali pasti Allah akan ganti dengan yang lebih baik” (HR. Thabrani 11136 dinyatakan shahih oleh Syeikh Al Albani)

➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖

📚 _Dakwah pedesaan_
*Kajian Kadang Temanggung*
🏧 BRI 0842 01 029843 53 2
a/n Sukaemi
🌏 http://kajiantemanggung.com
📞 0812 1015 2298

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.