💦Potret malhamah kubro …

💦Potret malhamah kubro …

✍Diantara peristiwa besar menjelang hari kiamat.

Nabi صلى الله عليه وسلم bersabda,
“Romawi bakal menyerangmu bahkan mereka berkemah di Al-A’maq, di Syam. Jadi pasukan dari Madinah bakal menghadang mereka serta mereka adalah umat yang paling baik pada saat itu. Lalu Romawi meminta umat muslim untuk menyerahkan orang-orang Romawi yang menjadi muallaf serta ingin membunuh pula orang-orang Khuz serta Kirman (atau orang-orang dari koalisi lain versus tanding Rum pada perebutan 2 harta simpanan) yang telah menjadi muallaf yang sempat menjadi musuh dalam perang mereka yang istilahnya “pernah menawan kami”. Tetapi umat muslim tidak mau menyerahkan mereka, sebab orang-orang Romawi serta Khuz serta Kirman yang muallaf itu telah menjadi saudara kami dalam Islam.

Lalu Nabi صلى الله عليه وسلم menggambarkan malhamah kubro diakhir zaman dalam sabda berikutnyanya,
“Tidak bakal terjadi hari kiamat bahkan bangsa Romawi turun ke medan perang di sebuahtempat bernama A’maq alias Dabiq, jadi ada sekelompok pasukan dari Madinah yang keluar menghadapi mereka. Mereka adalah sebaik-baik penduduk bumi ketika itu. Serta tatkala mereka berhadapan, pasukan Romawi mengatakan: ‘Biarkanlah kami memerangi orang-orang yang menawan kami! ‘Kaum muslimin menjawab: ‘Tidak, demi Allah, kami tidak bakal membiarkan anda memerangi saudara-saudara kami.’ Maka terjadilah peperangan antara mereka. Lalu ada semacamga yang kalah dimana Allah tidak bakal mengampuni dosa mereka untuk selamanya, serta semacamga lagi tewas sebagai sebaik-baik para syuhada’ di segi Allah, serta semacamga lagi Allah memberbagi kemenangan terhadap mereka. Mereka tidak bakal ditimpa sebuah tuduhan untuk selamanya, lalu setelah itu mereka menaklukkan kostantinopel. Serta ketika mereka sedang membagi-bagi harta rampasan perang serta tengah menggantungkan pedang-pedang mereka pada pohon zaitun, tiba-tiba setan meneriaki mereka ‘Sesungguhnya Al Masih Dajjal telah keluar di tengah-tengah keluarga kalian, ‘merekapun berhamburan keluar, serta nyatanya itu hanyalah kebohongan belaka. Ketika mereka mendatangi Syam, ia muncul. Serta ketika mereka sedang mempersiapkan peperangan serta sedang merapikan barisan, tiba-tiba datanglah waktu shalat, serta turunlah Nabi Isa bin Maryam Shallallahu ‘alaihi wa Salam, lalu ia mengimami mereka. Serta jika musuh Allah (Dajjal) menontonnya, niscaya ia bakal meleleh sebagaimana garam yang mencair di dalam air, meskipun seandainya saja ia membiarkannya nantinya ia juga bakal meleleh lalu binasa bakal tetapi Allah mengharapkan ia membunuhnya dengan tangannya lalu menunjukan terhadap mereka darahnya yang berada di ujung tombaknya. [HR. Muslim, 5157]

Malhamah Kubra terjadi di A’maq serta Dabiq (Damaskus). Ini adalah pertempuran terdahsyat antara Al-Mahdi (Imam Mahdi) dengan Rum, dimana mereka mengerahkan 80 bendera yang setiap bendera terdiri dari 12.000 tentara alias 960.000 prajurit. Perang Al-Malhamah Kubra terjadi selang beberapa hari berturut-turut saja, dimana 1/3 dari kaum muslimin melarikan diri dari pertempuran, yang mana dosa mereka tidak bakal diampuni oleh Allah. Serta 1/3 lagi mendapatkan syahid, serta sisanya yang 1/3 bakal mendapatkan kemenangan yang mana mereka tidak bakal tersesat untuk selagi lamanya. (Shahih Muslim dalam Al-Fitan wa Asyratus sa’ah 18/21-22)

🍂Diringkas dari Asyratus shaah

🍃Abu Yusuf Masruhin Sahal, Lc

✏📚✒.👤..✨

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.