💦Antara Ibadah dan Tawakal – ✍Rahasia keagungan Al-Qur’an yang pada pokok surat Al-Fatihah.

💦Antara Ibadah dan Tawakal

✍Rahasia keagungan Al-Qur’an yang pada pokok surat Al-Fatihah.

📌Berkata Al-Imam Ibnul Qayyim rahimahullah :

“صلاح العبد وسعادته: في تحقيق معنى قوله: ﴿إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيّاكَ نَسْتَعِينُ﴾ ﴿الفاتحة : ٥﴾“.
[“إغاثة اللّهفان من مصائد الشّيطان” (٢٧/١)]
“Kebaikan seorang hamba dan kebahagiaannya terletak pada perwujudan makna firman-Nya:

﴿إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيّاكَ نَسْتَعِينُ﴾ ﴿الفاتحة : ٥﴾
“Hanya kepada-Mu kami beribadah dan hanya kepada-Mu kami meminta pertolongan.” [Qs. Al-Fatihah: 5](Ighatsah Al-Lahafan Min Mashaid As-Syaithan, 1/27).

📌Berkata Imam Ibnu Katsir rahimahullah,

لا نعبد إلا إياك ، ولا نتوكل إلا عليك ، وهذا هو كمال الطاعة . والدين يرجع كله إلى هذين المعنيين ، وهذا كما قال بعض السلف : الفاتحة سر القرآن ، وسرها هذه الكلمة : ( إياك نعبد وإياك نستعين ) [ الفاتحة : 5 ] فالأول تبرؤ من الشرك ، والثاني تبرؤ من الحول والقوة ، والتفويض إلى الله عز وجل . وهذا المعنى في غير آية من القرآن ، كما قال تعالى : ( فاعبده وتوكل عليه وما ربك بغافل عما تعملون ) [ هود : 123 ] قل هو الرحمن آمنا به وعليه توكلنا ) [ الملك : 29 ] رب المشرق والمغرب لا إله إلا هو فاتخذه وكيلا ) [ المزمل : 9 ] ، وكذلك هذه الآية الكريمة : ( إياك نعبد وإياك نستعين .
Kami tidak beribadah kecuali kepada-Mu [ya Allah], dan kami tidak bertawakal kecuali kepada-Mu. Inilah ketaatan yang sempurna. Ajaran agama ini seluruhnya berporos pada kedua makna ini. Hal ini sebagaimana dikatakan oleh sebagian salaf, “al-Fatihah adalah rahasia al-Qur’an, dan inti rahasianya adalah kalimat ini :

إياك نعبد وإياك نستعين
“Hanya Kepada-Mu kami beribadah dan hanya kepada-Mu kami meminta pertolongan.”

Bagian pertama -iyyaka na’budu- adalah sikap berlepas diri dari syirik, sedangkan bagian kedua -iyyaka nasta’in- merupakan berlepas diri dari bersandar kepada daya dan kekuatan hamba sehingga menyerahkan segala urusan kepada Allah ‘azza wa jalla.

Makna semacam ini bisa ditemukan dalam banyak ayat al-Qur’an. Seperti dalam firman Allah ta’ala,

فاعبده وتوكل عليه وما ربك بغافل عما تعملون
“Beribadahlah kepada-Nya dan bertawakallah kepada-Nya, dan Rabbmu tidaklah lalai dari apa-apa yang kalian kerjakan.” (Huud : 123)

قل هو الرحمن آمنا به وعليه توكلنا
“Katakanlah; Dia lah ar-Rahman, kami beriman kepada-Nya dan kepada-Nya semata kami bertawakal.” (Al-Mulk : 29)

رب المشرق والمغرب لا إله إلا هو فاتخذه وكيلا
“Rabb penguasa timur dan barat, tiada ilah/sesembahan yang benar selain Dia, maka ambillah Dia sebagai penolong.” (Al-Muzammil : 9)

Demikian pula ayat yang mulia ini (yang artinya), “Hanya kepada-Mu kami beribadah dan hanya kepada-Mu kami meminta pertolongan.”(Tafsir Ibnu Katsir)

Wallohu a’lam

🍃Abu Yusuf Masruhin Sahal, Lc

✏📚✒.💞..💫

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.