■ Halaqah ke-19 | Beriman Kepada Malaikat Beriman Dengan Amalan-amalan Malaikat Bag 8

■ Halaqah ke-19 | Beriman Kepada Malaikat
Beriman Dengan Amalan-amalan Malaikat Bag 8

السلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله و على آله وصحبه أجمعين

Halaqah yang ke-19 dari Silsilah ‘Ilmiyyah Beriman Dengan Malaikat-malaikat Allāh adalah “Beriman Dengan Amalan-amalan Malaikat Bagian 8”.

Diantara amalan malaikat & tugas mereka yang berkaitan dengan alam semesta yang ke-4 adalah,

⑷ MENJALANKAN AWAN & MENURUNKAN HUJAN

Allāh Subhānahu wa Ta’āla berfirman,

فَالزَّاجِرَاتِ زَجْرًا

“Maka demi malaikat-malaikat yang menggiring awan.”
(Ash-Shāffāt 2)

Dan diantara malaikat-malaikat tersebut adalah Ar-Ra’d, sebagaimana telah berlalu haditsnya.

Di dalam hadits yang diriwayatkan oleh Imām Muslim, Nabi shallallāhu ‘alayhi wa sallam mengabarkan bahwa suatu saat seorang laki-laki sedang di tanah yang lapang. Tiba-tiba dia mendengar suara dari arah mendung, “Airilah kebun Fulān”. Maka bergeraklah awan tersebut dan mencurahkan airnya disuatu bidang tanah.

Yang kelima diantara amalan malaikat & tugas mereka yang berkaitan dengan alam semesta adalah,

⑸ MENGURUS GUNUNG

Rasūlullāh shallallāhu ‘alayhi wa sallam bersabda,

فنظرت فإذا فيها جبريل، فناداني فقال: إن الله قد سمع قول قومك لك وما ردوا عليك، وقد بعث إليك ملك الجبال لتأمره بما شئت فيهم فناداني ملك الجبال، فسلم عليَّ، ثم قال: يا محمد فقال ذلك فيما شئت؟ إن شئت أن أطبق عليهم الأخشبين

“Maka aku melihat tiba-tiba Jibrīl memanggilku dan berkata,:
‘Sesungguhnya Allāh telah mendengar kaummu kepadamu dan bantahan mereka kepadamu. Dan sungguh Allāh telah mengutus malaikat gunung supaya kamu memerintahnya sesuai dengan kehendakmu’.
Kemudian malaikat gunung memanggilku dan mengucapkan salam kepadaku dan berkata,:
‘Wahai Muhammad, seperti yang diucapkan Jibrīl, kalau kamu menghendaki maka aku akan menjatuhkan 2 gunung yang keras ini ke atas mereka’.”
(HR Bukhāri dan Muslim)

⑹ MENIUP SANGKAKALA

Rasūlullāh shallallāhu ‘alayhi wa sallam bersabda,

كيف أنعم وقد التقم صاحب القرن القرن وحنى جبهته وأصغى سمعه ، ينتظر أن يؤمر أن ينفخ فينفخ

“Bagaimana aku bisa merasa nikmat sedangkan peniup sangkakala telah menaruh sangkakala di mulutnya, mengerutkan dahi, memasang telinganya, menunggu sewaktu-waktu diperintahkan oleh Allāh untuk meniup maka dia akan meniup.”
(Hadīts shahīh diriwayatkan oleh Tirmidzi)

Dan telah berlalu sebagian sifat malaikat peniup sangkakala.

Itulah yang bisa kita sampaikan pada halaqah kali ini dan sampai bertemu kembali pada halaqah selanjutnya.

والسلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته

‘Abdullāh Roy,
==============
Materi Halaqah Silsilah Ilmiah Abdullah Roy

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.