📌Semuanya karena perlindungan Allah…

📌Semuanya karena perlindungan Allah…

✍Peringatan Allah untuk mewaspadai setan lebih banyak daripada peringatannya untuk mewaspadai nafsu, dan memang selayaknya demikian.
Sebab, bahaya dan kerusakan nafsu timbul karena godaan setan. Nafsu adalah kendaraan setan, sarang kejahatannya dan tempat di mana ia ditaati.(Ighatsatul Lahfan, Ibnul Qoyyim)

Hasan Al-Basri pernah ditanya, “Wahai Imam! Apakah setan beristirahat?” Beliau menjawab, “Jika setan istirahat, tentu kita bisa rehat.”(Mawai’idz, Hasan Al-Basry)

Allah memberitahukan kepada kita dalam surat Al-A’raf bagaimana awal mula permusuhan Iblis dan balatentaranya dari kalangan setan kepada Adam dan keturunannya.
Hal ini mengingatkan kita supaya jangan lengah dari tipu daya mereka.

19. وَيَا آدَمُ اسْكُنْ أَنْتَ وَزَوْجُكَ الْجَنَّةَ فَكُلا مِنْ حَيْثُ شِئْتُمَا وَلا تَقْرَبَا هَذِهِ الشَّجَرَةَ فَتَكُونَا مِنَ الظَّالِمِينَ
(Dan Allah berfirman): “Hai Adam bertempat tinggallah kamu dan istrimu di surga serta makanlah olehmu berdua (buah-buahan) di mana saja yang kamu sukai, dan janganlah kamu berdua mendekati pohon ini, lalu menjadilah kamu berdua termasuk orang-orang yang lalim”.
—Pada saat itu syaitan merasa iri dan berusaha menipu, menggoda dan memperdaya keduanya agar ia dapat merampas semua kenikmatan dan pakaian yang bagus dari keduanya. Dan selanjutnya dengan bohong dan dusta, syaitan berkata:
“Rabb kamu berdua tidak melarangmu mendekati pohon ini, melainkan supaya kamu berdua tidak menjadi Malaikat.”) Maksudnya, agar kalian berdua tidak menjadi Malaikat atau hidup kekal di Surga. Dan jika kalian berdua berhasil memakan dari pohon tersebut, niscaya kalian berdua akan memperoleh hal tersebut.—

20. فَوَسْوَسَ لَهُمَا الشَّيْطَانُ لِيُبْدِيَ لَهُمَا مَا وُورِيَ عَنْهُمَا مِنْ سَوْآتِهِمَا وَقَالَ مَا نَهَاكُمَا رَبُّكُمَا عَنْ هَذِهِ الشَّجَرَةِ إِلا أَنْ تَكُونَا مَلَكَيْنِ أَوْ تَكُونَا مِنَ الْخَالِدِينَ
Maka setan membisikkan pikiran jahat kepada keduanya untuk menampakkan kepada keduanya apa yang tertutup dari mereka yaitu auratnya dan setan berkata: “Tuhan kamu tidak melarangmu dari mendekati pohon ini, melainkan supaya kamu berdua tidak menjadi malaikat atau tidak menjadi orang yang kekal (dalam surga)”.
—Ayat itu sama seperti firman-Nya yang artinya: “Hai Adam, maukah kamu aku tunjukkan kepadamu pohon khuldi dan kerajaan yang tidak akan binasa.” (ThaaHaa: 120) maksudnya supaya kalian berdua tidak jadi malaikat. Yang demikian itu sama dengan firman Allah yang artinya: “Allah menerangkan [hukum ini] supaya kamu tidak sesat.” (An-Nisaa’: 176)—

21. وَقَاسَمَهُمَا إِنِّي لَكُمَا لَمِنَ النَّاصِحِينَ
Dan dia (setan) bersumpah kepada keduanya. “Sesungguhnya saya adalah termasuk orang yang memberi nasihat kepada kamu berdua”,
—Dan firman-Nya lebih lanjut:
“Dan syaitan bersumpah kepada keduanya” maksudnya syaitan itu bersumpah dengan menyebut Nama Allah kepada keduanya:
“Sesungguhnya aku adalah termasuk orang yang memberi nasihat kepada kalian berdua. “ Artinya, sesungguhnya aku (syaitan) sudah ada di sini (Surga) sebelum kalian dan lebih mengetahui tempat ini.—

22. فَدَلاهُمَا بِغُرُورٍ فَلَمَّا ذَاقَا الشَّجَرَةَ بَدَتْ لَهُمَا سَوْآتُهُمَا وَطَفِقَا يَخْصِفَانِ عَلَيْهِمَا مِنْ وَرَقِ الْجَنَّةِ وَنَادَاهُمَا رَبُّهُمَا أَلَمْ أَنْهَكُمَا عَنْ تِلْكُمَا الشَّجَرَةِ وَأَقُلْ لَكُمَا إِنَّ الشَّيْطَانَ لَكُمَا عَدُوٌّ مُبِينٌ
maka setan membujuk keduanya (untuk memakan buah itu) dengan tipu daya. Tatkala keduanya telah merasai buah kayu itu, nampaklah bagi keduanya aurat-auratnya, dan mulailah keduanya menutupinya dengan daun-daun surga. Kemudian Tuhan mereka menyeru mereka: “Bukankah Aku telah melarang kamu berdua dari pohon kayu itu dan Aku katakan kepadamu: “Sesungguhnya setan itu adalah musuh yang nyata bagi kamu berdua?”(Tafsir Ibnu Katsir)

Sehingga akhirnya Adam عليه السلام dan istrinya terperdaya dengan tipu muslihat itu.
Dari sini kita mengetahui betapa kuatnya tipu daya setan itu.
Seandainya bukan karena pertolongan Allah, mungkin tidak ada yang selamat dari Bani Adam ini dari tipu daya setan.
Allah mengingatkan kita dalam firmannya,

يَا بَنِي آدَمَ لَا يَفْتِنَنَّكُمُ الشَّيْطَانُ كَمَا أَخْرَجَ أَبَوَيْكُمْ مِنَ الْجَنَّةِ يَنْزِعُ عَنْهُمَا لِبَاسَهُمَا لِيُرِيَهُمَا سَوْآتِهِمَا ۗ إِنَّهُ يَرَاكُمْ هُوَ وَقَبِيلُهُ مِنْ حَيْثُ لَا تَرَوْنَهُمْ ۗ إِنَّا جَعَلْنَا الشَّيَاطِينَ أَوْلِيَاءَ لِلَّذِينَ لَا يُؤْمِنُونَ
“Hai anak Adam, janganlah sekali-kali kamu dapat ditipu oleh syaitan sebagaimana ia telah mengeluarkan kedua ibu bapamu dari surga, ia menanggalkan dari keduanya pakaiannya untuk memperlihatkan kepada keduanya auratnya. Sesungguhnya ia dan pengikut-pengikutnya melihat kamu dan suatu tempat yang kamu tidak bisa melihat mereka. Sesungguhnya Kami telah menjadikan syaitan-syaitan itu pemimpin-pemimpim bagi orang-orang yang tidak beriman.”[Al-A’raf : 27]

Iblis dan balatentaranya dari setan bisa melihat kita, sedangkan kita tidak bisa melihat mereka.
Sehingga, seandainya kita tidak dijaga Allah sudah pasti kita hancur.

Ibaratnya pertandingan beladiri, kita ditutup mata, sedangkan musuh melihat kita dengan jelas.
Bagaimana mungkin kita menang..?

Tapi janganlah kita putus asa…

Allah akan menjaga kita, sebagaimana janjinya,

يَاأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا لاَتَتَّبِعُوا خُطُوَاتِ الشَّيْطَانِ وَمَن يَتَّبِعْ خُطُوَاتِ الشَّيْطَانِ فَإِنَّهُ يَأْمُرُ بِالْفَحْشَآءِ وَالْمُنكَرِ وَلَوْلاَ فَضْلُ اللهِ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَتُهُ مَازَكَى مِنكُم مِّنْ أَحَدٍ أَبَدًا وَلَكِنَّ اللهَ يُزَكِّي مَن يَشَآءُ وَاللهُ سَمِيعٌ عَلِيمُُ
“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengikuti langkah-langkah setan. Barangsiapa yang mengikuti langkah-langkah setan, maka sesungguhnya setan itu menyuruh mengerjakan perbuatan yang keji dan yang mungkar. Sekiranya tidaklah karena kurnia Allah dan rahmatNya kepada kamu sekalian, niscaya tidak seorangpun dari kamu bersih (dari perbuatan-perbuatan keji dan mungkar itu) selama-lamanya, tetapi Allah membersihkan siapa yang dikehendakiNya. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui”. [An Nur : 21]
Wallohul musta’an

🍃Abu Yusuf Masruhin Sahal, Lc

✏📚✒.💧..💞

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.