Wasiat Salaf kepada Para Pemuda – Bagian 7 dari 15

Wasiat Salaf kepada Para Pemuda
Bagian 7 dari 15

 

Diantara wasiat para salaf kepada para pemuda adalah, yang diriwayatkan dari Qâbûs bin Abî Zhabyân, beliau berkata :
“Kami pernah suatu hari sholat shubuh bermakmum kepada Abû Zhabyân. Kami (yang jadi makmum) adalah para pemuda dan kami semua adalah pemalu, kecuali sang mu’adzdzin yang telah berusia tua. Setelah selesai salam, Abû Zhabyân menoleh kepada kami kemudian beliau mempertanyakan para pemuda (yang hadir) : “siapa kalian? Siapa kalian?” Ketika beliau bertanya kepada mereka, beliau mengatakan -dalam konteks memotivasi, mendorong dan menyemangati para pemuda- : “Sesungguhnya tidaklah nabi itu diutus melainkan ia masih muda, dan tidaklah dikaruniai ilmu yang lebih baik lagi melainkan ia dalam usia muda.”
[Dikeluarkan oleh Abû Khaytsamah di dalam Kitâbul Ilmi (no. 80)]

Beliau -Abû Zhabyân- mengingatkan untuk menggunakan kebaikan dan keberkahan di usia muda, yang merupakan momen utama untuk berbekal dan berusaha, serta memanfaatkan saat bersemangat dan fit di masa muda.

Judul asli: Min Washôyâ as-Salaf lisy Syabâb
Penulis: Syaikh DR. ‘Abdurrazzâq al-‘Abbâd al-Badr
Penerjemah : Muhammad Rachdie

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.