Wasiat Salaf kepada Para Pemuda – Bagian 3 dari 15

Wasiat Salaf kepada Para Pemuda
Bagian 3 dari 15

 

Diriwayatkan dari Mâlik bin Dînâr rahimahullâhu bahwa beliau berkata :
“Sesungguhnya, kebaikan itu ada pada para pemuda atau terdapat di dalam usia muda.”
[Dikeluarkan oleh al-Khathîb di dalam al-Jâmi’ li Akhlâq ar-Râwî wa Âdab as-Sâmi’ (no 673).]

Ini merupakan peringatan besar dari Mâlik bin Dînâr rahimahullâhu tentang urgensi fase usia muda.

Seorang pemuda, apabila bagus di dalam memanfaatkan usia mudanya, maka ia akan mendapatkan kebaikan yang sangat besar. Kemudian segala yang ia peroleh di usia mudanya ini, akan menjadi penopang, pijakan dan landasan yang kokoh, yang akan langgeng menyertainya sampai ia wafat; yang akan menjadi manfaat bagi dirinya dan umat, serta sebagai nasehat bagi selainnya.

Demikian sebaliknya, jika ia tidak mempergunakan baik-baik kesempatan ini, maka telah menyia-nyiakan bagi dirinya, kebaikan dan keberkahan fase usia muda ini.

Ketika terkumpul pada seorang pemuda : energi masa muda, kelapangan waktu dan banyaknya harta yang mampu diperolehnya, maka hal ini dapat membinasakan dirinya.

Sebagaimana dikatakan oleh seorang penyair : “Sesungguhnya masa muda, kelapangan (waktu) dan keterampilan (dalam mengumpulkan harta), berpotensi memberi mafsadat (kerusakan) bagi seseorang dengan berbagai kerusakan.”

Apabila energi masa muda, kelapangan waktu dan banyaknya harta ditambah lagi dengan faktor keempat, yaitu banyaknya fitnah; dan betapa dekatnya para pemuda dengan fitnah dan betapa banyak pintu-pintunya; maka ini merupakan faktor terbesar yang dapat membinasakan seorang pemuda.
Ia dapat mengumpulkan kesemua hal ini di fase usia mudanya sehingga menjadi sebuah kejahatan besar, dan menghilangkan kebaikan dan keberkahan masa muda dari dirinya.

Karena itulah Mâlik bin Dînâr mengatakan, “Sesungguhnya, kebaikan itu ada pada para pemuda/ usia muda”, sebagai peringatan dari beliau betapa besarnya keberkahan dan kebaikan di dalam fase usia muda ini, selama Allâh memberikan taufik-Nya kepada seorang pemuda dan membantunya agar dapat memanfaatkan usia mudanya di dalam hal-hal yang Ia ridhai.

Judul asli: Min Washôyâ as-Salaf lisy Syabâb
Penulis: Syaikh DR. ‘Abdurrazzâq al-‘Abbâd al-Badr
Penerjemah : Muhammad Rachdie

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.