Wasiat Salaf kepada Para Pemuda – Bagian 14 dari 15

Wasiat Salaf kepada Para Pemuda
Bagian 14 dari 15

 

Riwayat yang juga berasal dari al-Hasan al- Bashrî, bahwa beliau mengatakan :
“Wahai para pemuda, jauhilah taswîf (menunda-nunda), yaitu : saya bakalan akan melakukan ini, saya kelak akan melakukan itu.”
[ Dikeluarkan oleh Ibnu Abî ad-Dunyâ di dalam kitabnya, Qisharul Amal (no 212) ]

Ucapan al-Hasan al-Bashrî : “jauhilah taswîf (menunda-nunda)”, bahwa taswîf itu adalah penyakit yang banyak membinasakan para pemuda, seperti perkataan sebagian mereka : “saya kelak akan bertaubat, saya bakalan akan menjaga sholat, saya nanti akan berbakti kepada orang tua”… akhirnya mereka tidak melakukannya, tidak mengupayakannya dan tidak memanfaatkannya, namun mereka hanya mengakhirkan dan menunda-nunda. Seseorang apabila terbetik pada dirinya untuk bertaubat, atau menjaga sholat atau selainnya, maka penyakit ini datang dan memalingkan dari kebaikan ini. Dia akan terus menerus mengakhirkan dan menunda-nunda sampai keberkahan masa muda hilang darinya dan terlewatkan dari memanfaatkannya dengan kebaikan.

Boleh jadi kebanyakan mereka saat akan bertaubat dengan memasang target usia tertentu dari hidupnya, namun kematian pun datang tanpa disangka-sangka (secara tiba-tiba) sebelum usia yang dia targetkan untuk bertaubat itu sampai.

Judul asli: Min Washôyâ as-Salaf lisy Syabâb
Penulis: Syaikh DR. ‘Abdurrazzâq al-‘Abbâd al-Badr
Penerjemah : Muhammad Rachdie

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.