KOMUNISME MENGINGKARI KETUHANAN

KOMUNISME MENGINGKARI KETUHANAN

Komunisme tidak percaya kepada Alloh dan mengatakan bahwa Alloh adalah mitos dan khayalan, komunisme mengatakan bahwa agama adalah candu masyarakat, komunisme mencaci Nabi kita Muhammad Shallallahu Alaihi wa Sallam, semoga Alloh membinasakan para penyebar komunisme.

Komunisme lebih parah dibandingkan dengan kaum kafir Quraisy yang masih mengakui Alloh sebagaimana Alloh hikayatkan tentang mereka di dalam firmanNya :

قُلْ لِمَنْ الأَرْضُ وَمَنْ فِيهَا إِنْ كُنتُمْ تَعْلَمُونَ .
سَيَقُولُونَ لِلَّهِ قُلْ أَفَلاَ تَذَكَّرُونَ
قُلْ مَنْ رَبُّ السَّمَاوَاتِ السَّبْعِ وَرَبُّ الْعَرْشِ الْعَظِيمِ
سَيَقُولُونَ لِلَّهِ قُلْ أَفَلاَ تَتَّقُونَ
قُلْ مَنْ بِيَدِهِ مَلَكُوتُ كُلِّ شَيْءٍ وَهُوَ يُجِيرُ وَلاَ يُجَارُ عَلَيْهِ إِنْ كُنتُمْ تَعْلَمُُون
سَيَقُولُونَ لِلَّهِ قُلْ فَأَنَّا تُسْحَرُون

Katakanlah: “Kepunyaan siapakah bumi ini, dan semua yang ada padanya, jika kamu mengetahui?”. Mereka akan menjawab: “Kepunyaan Allah.” Katakanlah: “Maka apakah kamu tidak ingat?”
Katakanlah: “Siapakah yang Empunya langit yang tujuh dan yang Empunya ‘Arsy yang besar?”
Mereka akan menjawab: “Kepunyaan Allah.” Katakanlah: “Maka apakah kamu tidak bertakwa?”
Katakanlah: “Siapakah yang di tangan-Nya berada kekuasaan atas segala sesuatu sedang dia melindungi, tetapi tidak ada yang dapat dilindungi dari (azab)-Nya, jika kamu mengetahui?”
Mereka akan menjawab: “Kepunyaan Allah.” Katakanlah: “(Kalau demikian), Maka dari jalan manakah kamu ditipu?” ( Al-Muminuun : 84-89 )

Kaum kuffar Quraisy berkata tentang berhala-berhala mereka :

َ مَا نَعْبُدُهُمْ إِلاَّ لِيُقَرِّبُونَا إِلَى اللَّهِ زُلْفَى

“Kami tidak menyembah mereka melainkan supaya mereka mendekatkan kami kepada Allah dengan sedekat- dekatnya”. ( Az-Zumar : 3 ).

Adapun para penganut komunisme yang mengkultuskan Marx dan Lenin mereka tidak mengakui Alloh, maka kekufuran mereka lebih parah daripada kekufuran kaum kuffar Quraisy yang diperangi oleh Rasulullah ( , mereka menjadikan hawa nafsu mereka sebagai tuhan mereka, Alloh Taala berfirman :

Maka pernahkah kamu melihat orang yang menjadikan hawa nafsunya sebagai Tuhannya dan Allah membiarkannya berdasarkan ilmu-Nya dan Allah Telah mengunci mati pendengaran dan hatinya dan meletakkan tutupan atas penglihatannya dan Allah Telah mengunci mati pendengaran dan hatinya dan meletakkan tutupan atas penglihatannya? Maka siapakah yang akan memberinya petunjuk sesudah Allah (membiarkannya sesat). Maka Mengapa kamu tidak mengambil pelajaran

Sumber
Ust Arif Fathul Ulum

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.